Rabu, 18 Mei 2016

Penyebab Penyakit Kardiovaskular


Setiap penyakit yang mempengaruhi fungsi normal dari pembuluh darah, arteri, vena dan jantung dikelompokkan ke dalam penyakit kardiovaskular. Mereka juga disebut penyakit jantung. Ada sekitar 60 jenis penyakit jantung dan mereka telah menjadi nomor satu penyebab kematian di negara-negara AS dan Eropa. Menurut sebuah studi, kematian di Amerika Serikat karena penyakit jantung mencapai 27% dari total kematian setiap tahun. Serangan jantung, stroke, angina, aterosklerosis, penyakit arteri koroner dan aneurisma adalah beberapa penyakit kardiovaskular. Berikut adalah beberapa penyebab penyakit kardiovaskular:
·         Merokok

Apa yang membuat merokok menjadi berbahaya? Tembakau, paling sering ditemukan dalam rokok, diperoleh dari daun tanaman Nicotiana tabacum. Daun tanaman ini mengandung nikotin, suatu alkaloid yang membuat orang menjadi kecanduan. Nikotin memasuki aliran darah ketika kita merokok dan langsung menuju ke otak. Setiap rokok mengandung hampir 1 mg nikotin. Tetapi, jika seorang perokok mengisap 20-30 batang per hari, jumlah nikotin memasuki tubuh dapat menjadi bencana. Merokok meningkatkan detak jantung dan itu adalah salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi. Karsinogen tertentu, seperti karbon monoksida yang ditemukan dalam tembakau, membentuk karboksihemoglobin ketika menggabungkan dengan hemoglobin. Carboxyhemoglobin mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen. Penyempitan arteri, penyumbatan pembuluh darah dan kadar kolesterol tinggi adalah efek negatif dari merokok dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular.
·         Makanan tidak Sehat

Pola makan yang tidak sehat merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung kronis. Hal ini tidak sulit untuk mengetahui diet yang tidak sehat. Makanan cepat saji dan minuman yang mengandung pewarna dan pengawet berbahaya bagi jantung. Makanan cepat saji menyebabkan obesitas. Sebuah studi telah mengungkapkan bahwa kebiasaan makan remaja dan orang dewasa di Amerika sangat tidak sehat. Diet sehat seperti sayuran hijau dan buah-buahan yang bukan merupakan bagian integral dari makanan mereka. Hal ini membuat mereka rentan terhadap penyakit jantung.
·         Alkohol dan Narkoba

Telah ditemukan bahwa konsumsi alkohol yang sangat ringan membantu untuk mengurangi risiko serangan jantung karena meningkatkan HDL atau kolesterol baik dalam tubuh. Namun, alkoholisme dapat menghancurkan. Kecanduan Alkohol dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gagal jantung, kardiomiopati beralkohol dan stroke. Jika seseorang merasa sulit untuk berhenti minum alkohol, maka dia harus bergabung dengan pusat rehabilitasi alkohol. Kecanduan obat adalah penyebab penyakit kardiovaskular. Narkotika seperti heroin, kokain dan obat lain yang serupa keras menyebabkan kontraksi katup jantung dan melemahkan sistem peredaran darah.
·         Gaya Hidup Menetap

Aktivitas fisik mutlak diperlukan bagi tubuh manusia. Latihan harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Gaya hidup dan jam kerja yang panjang telah membuat kita sangat rentan terhadap penyakit jantung. Latihan, baik di pusat kebugaran atau di rumah Anda, membuat aliran darah lebih cepat dan memperkuat ligamen dan otot. Berenang, bersepeda, jogging harus dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari. Latihan kardiovaskular terutama disarankan untuk orang yang memiliki masalah jantung. Genetika dan penuaan juga dikenal sebagai faktor risiko penyebab penyakit kardiovaskular. Dengan menjalani pola hidup sehat dapat menyembuhkan penyakit kardiovaskular.

Mengetahui Bagian-bagian Jantung Manusia dan Fungsinya


Jantung adalah organ muskular pada manusia yang berfungsi memompa darah melalui pembuluh darah dalam sistem sirkulasi darah manusia. Bentuknya seperti buah pir terbalik dengan ukuran setara dengan kepalan orang dewasa. Fungsi jantung sangatlah vital karena jantung menjaga darah agar tetap mengalir dan membawa oksigen serta sari-sari makanan ke dalam setiap sel tubuh. Jantung terdiri dari beberapa bagian. Berikut adalah bagian-bagian jantung manusia beserta fungsinya:
·         Atrium Kanan

Atrium kanan adalah tempat dimulainya aliran darah dari jantung. Jadi, darah beredar melalui tubuh dan pertama kali memasuki jantung melalui atrium kanan. Atrium kanan terletak di sisi kanan bawah jantung. Darah yang memasuki atrium kanan ini melewati vena cava superior dan inferior. Dari vena cava ini, kemudian darah keluar dari atrium kanan menuju ventrikel kanan, yang tidak melalui katup trikuspid. Di kedua sisi jantung, lalu atrium dipisahkan dari ventrikel oleh katup kusvid. Katub kusvid ini juga disebut sebagai katup atrioventrikular.
·         Ventrikel Kanan

Bagian-bagian jantung manusia adalah ventrikel kanan. Ventrikel jantung ini merupakan pembuluh darah dengan dinding tebal. Perjalanan aliran darah dari atrium kanan dilanjutkan ke katup trikuspid menuju ke ventrikel kanan jantung. Setelah melewati ventrikel kanan, darah lalu bergerak menuju katup pulmonal. Di bagian ini, darah lalu terdeoksigenasi ke paru-paru, yakni kondisi di mana darah menerima oksigen. Hal inilah yang menjadi fungsi utama dari jantung manusia yakni untuk mempertahankan tingkat tertentu oksigenasi di dalam sistem peredaran darah.
·         Atrium Kiri

Setelah darah menerima oksigen di paru-paru, kemudian darah akan bergerak dari paru-paru kembali ke jantung melalui atrium kiri. Ketika darah kembali memasuki jantung, kali ini darah melewati satu set yang berbeda dari katup paru. Saat kembali memasuki jantung, darah melewati set vena pulmonalis kiri dan menuju ke atrium kiri jantung. Lalu, untuk pindah ke ventrikel kiri, darah akan keluar melalui mitral yang juga dikenal sebagai katup bikuspid. Selanjutnya, darah yang telah berisi oksigen siap untuk diedarkan ke seluruh bagian tubuh yang memerlukan.
·         Ventrikel Kiri

Sebelum darah diedarkan ke seluruh bagian tubuh, darah harus meninggalkan atrium kiri dan menuju ventrikel kiri. Di ventrikel kiri ini, terdapat katup aorta yang memisahkan ventrikel kiri dengan aorta. Kemudian, darah dari aorta dapat keluar jantung dan beredar ke seluruh tubuh. Untuk mengedarkan darah menuju ke seluruh tubuh, maka diperlukan pembuluh darah dan arteri. Jalur yang paling penting dan utama dari peredaran darah ini diantaranya adalah arteri brakiosefalika, arteri karotid kiri dan arteri subklavia kiri. Arteri -arteri ini adalah arteri -arteri terbesar dan yang paling penting. Namun, untuk dapat bekerja secara maksimal, masih ada arteri -arteri kecil lain yang tersebar di seluruh tubuh.
Bagaimana jantung memompa darah?
1.      Jantung Anda terbagi menjadi dua sistem pemompaan terpisah, sisi kanan dan sisi kiri.
2.      Sisi kanan jantung menerima darah miskin oksigen dari pembuluh darah Anda dan memompanya ke paru-paru Anda, di mana ia mengambil oksigen dan menghilangkan karbon dioksida.
3.      Sisi kiri jantung menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya melalui arteri ke seluruh tubuh Anda.
4.     Jantung Anda memiliki empat bilik terpisah yang pompa darah, dua di sisi kanan dan dua di kiri.

Pengertian Hipertensi


Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” karena jarang memiliki gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah Anda memiliki hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah. Jika Anda belum memeriksa dan tidak tahu berapa jumlah tekanan darah Anda, segera temui dokter untuk mengetahuinya. Semua orang dewasa sebaiknya memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun sekali. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita hipertensi yang berusia di atas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, penderita hiperetensi perempuan lebih banyak 6 persen dibandingkan dengan pria. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4 persen. Ini artinya masih banyak penderita hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Penyebab hipertensi belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda untuk menderita hipertensi juga akan meningkat. Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab yang diduga dapat memengaruhi peningkatan risiko hipertensi.
1.      Berusia di atas 65 tahun.
2.      Mengonsumsi banyak garam.
3.      Kelebihan berat badan.
4.      Memiliki keluarga dengan hipertensi.
5.      Kurang makan buah dan sayuran.
6.      Jarang berolahraga.
7.      Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
8.      Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.
Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.

Kekuatan darah dalam menekan dinding arteri ketika dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh menentukan ukuran tekanan darah. Tekanan yang terlalu tinggi akan membebani arteri dan jantung, sehingga pengidap hipertensi berpotensi mengalami serangan jantung, stroke, atau penyakit ginjal. Pengukuran tekanan darah dalam takaran merkuri per milimeter (mmHG) dan dicatat dalam dua bilangan, yaitu tekanan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan darah saat jantung berdetak memompa darah keluar. Sedangkan tekanan diastolik merupakan tekanan darah saat jantung tidak berkontraksi (fase relaksasi). Saat ini darah yang baru saja dipompa keluar jantung (tekanan sistolik), berada di pembuluh arteri dan tekanan diastolik juga menunjukkan kekuatan dinding arteri menahan laju aliran darah. Tekanan darah Anda 130 per 90 atau 130/90 mmHG, berarti Anda memiliki tekanan sistolik 130 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Angka normal tekanan darah adalah yang berada di bawah 120/80 mmHG. Anda akan dianggap mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi jika hasil dari beberapa kali pemeriksaan, tekanan darah Anda tetap mencapai 140/90 mmHg atau lebih tinggi.

Jika tekanan darah Anda tinggi, dokter biasanya menyarankan perubahan pada gaya hidup yang termasuk ke dalam pengobatan untuk hipertensi sekaligus pencegahannya. Langkah tersebut bisa diterapkan melalui:
1.      Mengonsumsi makanan sehat.
2.      Mengurangi konsumsi garam dan kafein.
3.      Berhenti merokok.
4.      Berolahraga secara teratur.
5.      Menurunkan berat badan, jika diperlukan.
6.      Mengurangi konsumsi minuman keras.

Mencegah hipertensi lebih mudah dan murah dibandingkan dengan pengobatan. Karena itu, pencegahan sebaiknya dilakukan seawal mungkin. Jika di biarkan terlalu lama, hipertensi bisa menyebabkan terjadinya komplikasi yang bahkan bisa mengancam jiwa pengidapnya. Ibu yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk mengukur tekanan darahnya secara teratur, meski hasilnya tidak pernah tinggi. Dengan pemeriksaan dan pemantauan yang rutin, sang ibu dapat menurunkan risiko hipertensi yang mungkin terjadi selama kehamilan. Jika tidak diperiksakan, ibu hamil berpotensi mengalami kondisi serius yang dikenal sebagai preeklamsia. Preeklamsia akan menyebabkan gangguan pada plasenta (organ yang menghubungkan peredaran darah bayi pada sang ibu atau ari-ari).

Cara Menjaga Kesehatan Jantung


Jantung merupakan organ pokok yang memegang kendali peredaran darah di dalam tubuh. Jika jantung mengalami masalah, tentunya tubuh juga akan mengalami masalah. Bahkan, banyak orang yang meninggal akibat gangguan yang dialaminya pada organ jantung. Biasanya, penyakit jantung sering menghampiri manusia yang mengabaikan kesehatan jantungnya. Penyakit jantung adalah salah satu jenis penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa. Karena itu menjaga kesehatan organ jantung anda sangatlah penting. Berikut ini ada beberapa langkah atau cara menjaga kesehatan jantung yang bisa dilakukan untuk membuat jantung Anda agar tetap sehat.
·         Rajin Berolahraga

Cara pertama yang harus anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan rajin berolahraga. Selain membuat badan menjadi bugar, olahraga ternyata juga mampu menjaga kesehatan jantung. Olahraga yang ampuh untuk menjaga kesehatan jantung adalah olahraga yang ringan seperti lari kecil, jalan–jalan, bersepeda, jalan cepat dan lain – lain. Lakukan aktivitas olahraga ini setiap hari. Jika sudah rutin menjalankannya, tidak hanya jantung yang akan sehat, organ inti seperti paru–paru juga akan menjadi semakin sehat.
·         Jauhi Rokok

Rokok memang menimbulkan banyak masalah bagi kesehatan. Selain tidak bagus untuk kesehatan paru-paru, merokok juga tidak baik untuk kesehatan jantung. Kandungan zat–zat beracunnya sedikit demi sedikit akan merusak organ–organ penting dalam tubuh seperti jantung dan paru–paru. Meski efeknya tidak secara langsung, namun rokok memang sudah terbukti menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dari pada uang anda di gunakan untuk membeli rokok yang kemudian akan memberi dampak buruk bagi kesehatan tubuh, sebaiknya anda gunakan untuk membeli buah–buahan. Buah seperti buah delima, jeruk dan apel merupakan buah yang kaya akan antioksidan. Kandungan itulah yang mampu menjaga kesehatan jantung manusia.
·         Hindari Makanan Berlemak

Cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan cara menghindari makanan yang banyak mengandung lemak. Lemak jahat yang banyak dikandung oleh makanan berminyak akan menyumbat pembuluh darah yang digunakan sebagai akses utama darah untuk menuju jantung. Selain itu, lemak juga akan membuat kadar kolesterol seseorang menjadi meningkat. Tentu kedua hal tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia. Karena itu, hindarilah makanan yang mengandung banyak lemak jahat seperti bebek goreng, gorengan dan makanan–makanan lain yang mengandung banyak minyak.
·         Konsumsi Air Putih

Untuk menjaga agar jantung tetap sehat, anda juga dapat melakukannya dengan mengkonsumsi air putih dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Jika biasanya anda meminum air putih sebanyak 8 gelas, maka mulai sekarang biasakan minum air putih minimal 8 gelas setiap harinya. Lakukan kebiasaan tersebut setiap hari agar anda dapat selalu merasa sehat dan segar.

Cara Mengatasi Jantung Lemah secara Alami Tanpa Obat


Cara mengatasi jantung lemah secara alami sebenarnya cukup mudah, namun anda harus paham bahwa prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama. Jantung adalah salah satu organ tubuh yang sangat vital bagi manusia. Fungsinya sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh yang berisi sari pati makanan dan oksigen sebagai bahan bakar manusia untuk melakukan aktivitas. Meskipun secara bentuk anatomi jantung hanya sebesar kepalan dua telapak tangan manusia, manfaatnya sangat luar biasa. Sebagai alat yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh, jantung di lengkapi dengan otot otot yang membantu kontraksi. Antara rongga atas jantung dan rongga bawah akan bekerja secara bergantian. Ketika rongga atas berkontraksi, maka darah akan mengalir ke luar jantung menuju ke seluruh tubuh. Lalu saat rongga bawah berelaksasi, maka darah akan mengalir masuk ke jantung dari seluruh tubuh. Pasien yang mengalami gangguan jantung lemah memiliki arti jantungnya tidak bekerja secara normal. Artinya kemampuan jantung sudah menurun dari yang sebelumnya. Biasanya di tandai dengan aliran darah yang lambat dan tidak lancar.

Kemampuan otot jantung seperti kemampuan otot otot lainnya. Jika terlalu banyak di gunakan (mengalirkan darah lebih banyak dan lama) maka otot jantung juga bisa membesar. Seperti otot otot kebanyakan, jika banyak di gunakan maka otot juga akan membesar. Otot jantung juga seperti itu. Sayangnya jika otot jantung semakin besar, kemampuan untuk memompa darah akan lebih rendah dan menurun. Lama kelamaan efek panjangnya akan membuat jantung anda lemah. Untuk itu mulailah menghindari tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Otot jantung yang sudah lemah akan susah untuk di atasi. Jika sudah sakit, maka kekuatan jantung untuk memompa darah akan berkurang. Seharusnya pasien mengoptimalkan kinerja jantung tersebut. Salah satu metodenya adalah dengan mengonsumsi obat obatan yang membantu jantung untuk memompa darah. Beberapa gejala yang muncul karena jantung lemah adalah:
·         Lebih terasa mudah lelah, lemah, letih dan lesu
·         Jalan jauh sudah tidak kuat
·         Denyut jantung terasa berdebar debar (palpitasi)
·         Gejala kurang darah atau anemia
·         Mudah pusing
·         Beberapa orang mengalami mudah pingsan
·         Gejala sesak nafas
·         Mudah nyeri dank ram di tubuh
·         Sering terkena gangguan pencernaan
·         Terkena batuk yang tidak kunjung sembuh dan kronis
·         Nafsu makan menurun
·         Mengalami gangguan berpikir
Berikut adalah cara mengatasi jantung lemah secara alami yang mungkin bisa membantu Anda:
·         Istirahat yang cukup

Jantung manusia merupakan salah satu otot yang bekerja di luar kesadaran. Meskipun anda sedang tidur, beristirahat, jantung dan segala komponen ototnya tetap bekerja untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Salah satu cara untuk lebih mengurangi beban kerja jantung adalah dengan melakukan istirahat yang cukup. Saat anda tidur dengan kualitas tidur yang baik, maka jantung anda juga bekerja dengan relaks.
·         Konsumsi teh hijau

Teh hijau menjadi minuman yang paling banyak di sukai oleh orang orang yang sedang dalam program diet. Ternyata makanan ini juga bisa menurunkan resiko penyakit jantung. Kandungan dari teh hijau ini adalah kaya akan antioksidan, karena terdapat zat resveratol dan katekin. Manfaat lain dari zat ini adalah membantu mengurangi penumpukan plak yang ada di dalam pembuluh darah dan juga sebagai obat anti kanker.
·         Menghindari makanan yang menjadi penyebab darah tinggi

Cara mengatasi jantung lemah secara alami adalah dengan menghindari makanan yang mengandung zat zat dimana bisa menyebabkan darah tinggi. Misalnya seperti sate kambing. Karena terdapat zat yang bisa meningkatkan pemasokan aliran darah menjadi lebih cepat. Hal ini bisa membuat jantung bekerja lebih keras yang bisa memberatkan kemampuan otot jantung.

Makanan yang Baik untuk Jantung


Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia, selain kanker. Hampir setengah juta pria dan wanita meninggal akibat penyakit ini setiap tahunnya. Cara terbaik untuk melawan penyakit jantung adalah dengan mengubah gaya hidup, termasuk pola makan. Banyak mengkonsumsi vitamin dan mineral yang dianggap dapat melindungi jantung. Berikut adalah makanan yang baik untuk jantung:
·         Oat

Oat merupakan sumber makanan yang sangat baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Oat juga mengandung senyawa yang disebut saponin, yang mengikat kolesterol dan membawanya keluar dari tubuh. Oat kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai tocotrienol, yang membantu menjaga kolesterol jahat saling menempel dan membentuk plak di arteri.
·         Berry

Cranberry kaya akan flavonoid. Flavonoid merupakan pigmen tumbuhan yang menawarkan manfaat antioksidan. Senyawa ini juga membantu mencegah kerusakan pada lapisan pembuluh darah dan mengurangi risiko stroke. Blueberry kaya akan fitonutrien yang disebut anthocyanin, yang mendukung integritas dari sistem vascular.
·         Kedelai

Kedelai dan hasil olahan kedelai, dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Kedelai kaya serat dan mengandung asam lemak omega-3 (mencegah platelet darah lengket dan beku). Tahu dan susu kedelai kaya akan magnesium, kalium dan kalsium, semua penting untuk mengatur tekanan darah
·         Teh Hijau

Teh merupakan salah satu minuman favorit, terlebih karena manfaatnya. Ada sejumlah penelitian yang menemukan keterkaitan antara meminum teh hijau dengan penurunan risiko penyakit jantung. Salah satunya adalah penelitian di Jepang, mereka yang meminum lebih dari lima cangkir teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke. Namun, berhati-hatilah dalam mengonsumsi teh hijau. Meminum lebih dari lima cangkir teh hijau setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit batu ginjal. Oleh karena itu, jika mengonsumsi banyak teh hijau, perbanyak juga konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi dan agar sistem kemih tetap lancar. Selain mengonsumsi makanan yang baik untuk jantung dan membatasi asupan garam tidak lebih dari 5-6 gram per hari, kita juga perlu berolahraga secara rutin dan hindari merokok agar tubuh sehat dan jantung selalu kuat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.

Cara Mencegah Penyakit Jantung secara Alami


Penyakit jantung merupakan penyakit yang paling mematikan di Indonesia berdasarkan data angka kematian. Seperti yang banyak kita ketahui bahwa banyak orang yang meninggal mendadak akibat serangan jantung. Hal ini menjadi suatu kekhawatiran sendiri bagi kita. Untuk mencegah penyakit jantung yang menyerang Anda, Anda terlebih dahulu harus mengenali gejala- gejala awal yang biasa ditemukan pada orang yang menderita sakit jantung, diantaranya:
1.      Rasa berdebar pada jantung seperti tertekan
2.      Nyeri di bagian dada seperti tertusuk
3.      Sesak napas disertai keringat dingin dan juga kesemutan yang terasa hingga bagian lengan, punggung, dan lainnya
4.      Mudah lelah dan mengalami kesulitan saat tidur
Penyakit jantung juga disebabkan oleh beberapa faktor penyebab, diantaranya adalah pola hidup yang tidak sehat. Kecenderungan penderitanya adalah mereka yang memiliki gula darah tinggi, kolesterol, kegemukan (obesitas), tekanan darah tinggi dan para perokok. Sebelum penyakit berbahaya ini menyerang tubuh Anda, sebaiknya Anda melakukan beberapa langkah awal sebagai bentuk pencegahan agar terhindar dari penyakit jantung. Berikut adalah cara mencegah penyakit jantung secara alami:
·         Banyak mengkonsumsi ikan

Ada banyak cara mengolah ikan menjadi makanan yang lezat, oleh sebabnya tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak suka ikan. Dalam sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2002 oleh Journal American Medical Association menyebutkan bahwa wanita yang mengkonsumsi ikan setiap minggunya memiliki risiko terkena serangan penyakit jantung lebih kecil atau memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung lebih sedikit dibandingkan mereka yang mengkonsumsi ikan hanya sebulan sekali. Bahkan, dalam studi lainnya disebutkan bahwa mengkonsumsi ikan secara konsisten dan teratur mampu mengurangi risiko terjadinya detak jantung tidak beraturan dan fibrilasi atrium yang menjadi salah satu penyebab kematian secara mendadak.
·         Konsumsi makanan sereal kaya serat

Cara mencegah penyakit jantung secara alami lainnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengkonsumsi sereal berserat tinggi minimal empat kali dalam seminggu. Dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh American Journal of Clinic Nutrition disebutkan bahwa wanita yang mengkonsumsi makanan berserat sebanyak 23 gram setiap hari memiliki risiko terkena serangan jantung 23 persen lebih kecil dibandingkan mereka yang hanya mengkonsumsi 11 gram serat. Sedangkan untuk pria, penelitian menunjukan bahwa diet dengan mengkonsumsi serat yang tinggi mampu mencegah kemungkinan terkena serangan jantung hingga mencapai 36 persen.
·         Konsumsi teh

Baik itu teh hijau maupun hitam memiliki manfaat yang baik untuk mencegah penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian dari 17 studi disebutkan bahwa mengkonsumsi teh sebanyak tiga gelas setiap hari mampu mengurangi risiko terkena serangan jantung hingga mencapai 11 persen. Namun sebaiknya konsumsi teh dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan. Biasanya cangkir yang digunakan untuk meminum teh cangkir berukuran sangat kecil.
·         Olahraga

Olahraga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan yang cukup sederhana namun sangat bermanfaat bagi tubuh, Anda bisa memulai olahraga dipagi hari dengan berjalan kaki atau berlari-lari kecil. Selain itu jangan lupa untuk rutin mengkonsumsi makanan yang sehat dan mulai tinggalkan makanan-makanan cepat saji yang kurang sehat bagi tubuh dan jantung Anda. Dengan membiasakan diri melakukan gaya hidup sehat setiap harinya, selain sebagai cara mencegah penyakit jantung secara alami Anda juga bisa mencegah munculnya berbagai penyakit lainnya dalam tubuh ditambah lagi tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar.

Selasa, 17 Mei 2016

Mengetahui Gejala Penyakit Jantung sejak Dini


Penyakit jantung atau serangan jantung secara tidak langsung dianggap kebanyakan orang sebagai gangguan kesehatan yang sama. Sebenarnya, di dalam dunia medis, kedua masalah tersebut berbeda. Penyakit jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan, serangan jantung adalah penyumbatan atau penyusutan pembuluh darah ke jantung, yang mengedarkan darah dengan mengangkut sari makanan dan oksigen. Serangan jantung dikatakan sangat berbahaya, karena dilihat dari rekam jejak penderita serangan jantung selalu berakhir pada kematian. Meskipun begitu, penyakit jantung bukan masalah yang dianggap ringan. Di Amerika Serikat, penyakit jantung adalah pembunuh nomer satu bagi penderita, baik laki-laki maupun perempuan. Mencapai lebih dari 40% dari semua kematian di AS terjadi karena penyakit jantung. Gejala penyakit jantung cukup sulit untuk dikenali atau dipahami, dokter mengingatkan kepada semua orang untuk tidak mengabaikan segala sesuatu yang dianggap sebagai tanda-tanda atau sinyal peringatan yang diberikan oleh tubuh, segera temui dokter untuk mendapatkan penjelasan yang tepat. Apabila Anda ingin tahu lebih dini mengenai gejala awal penyakit jantung, berikut ini adalah gejala penyakit jantung:
·         Mudah lelah (fatigue)

Calon pengidap infark miokardial akan lebih sering mengalami gejala ini, tubuh seakan tidak berdaya dipakai untuk bekerja. Karena ketidaktahuan, mungkin calon pengidap akan mengira bahwa tubuhnya hanya kurang istirahat. Sebenarnya, persepsi tersebut bisa dikatakan benar. Namun, jika kelelahan yang dialami terasa ekstrim, kemungkinan besar merupakan gejala dari serangan jantung. Sebetulnya ada cara untuk mengenali apakah rasa lelah atau letih yang di alami terjadi karena alasan lain, maksudnya keletihan ini tidak selalu bersangkutan dengan gangguan kesehatan jantung. Pertama-tama, coba kurangi waktu kerja Anda, jika dirasa kurang berhasil, kurangi waktu dan beban pekerjaan Anda. Apabila masih belum berhasil, coba istirahat total beberapa hari, dan bila hasilnya belum terlihat, segera periksakan diri ke dokter.
·         Keluhan sakit pada bagian tubuh tertentu

Gejala atau ciri-ciri penyakit jantung yang lain adalah terkadang penderita merasakan sakit pada bagian-bagian tubuh tertentu. Khususnya untuk wanita, biasanya mereka akan merasakan nyeri atau sakit pada tangan kanan dan lengan kirinya. Sedangkan untuk kaum pria biasanya akan merasakan pada bagian lengan kirinya. Rasa nyeri ini juga bisa dirasakan oleh penderita penyakit jantung pada bagian tubuh lainnya seperti di bagian bahu, leher, siku, punggung yang bisa dirasakan dan terkadang hilang dengan sendirinya. Apa penyebab rasa sakit tersebut? Jika rasa nyeri yang Anda rasakan tersebut benar gejala penyakit jantung, maka rasa nyeri atau sakit tersebut diakibatkan oleh arteri yang tersumbat karena jantung mengalami gangguan.
·         Sering merasa cemas

Diantara beberapa ciri-ciri penyakit jantung yang sudah dijelaskan tadi, mungkin yang satu ini adalah yang paling sering dianggap biasa saja. Bahkan mungkin gejala ini dianggap sebagai rasa cemas biasa yang mungkin disebabkan oleh gangguan mental atau psikis. Akan tetapi saat jantung mengalami masalah, jantung akan mengalami ketegangan dan bisa membuat orang merasa cemas atau ketakutan. Akan tetapi rasa cemas berlebihan inilah yang justru juga bisa menyebabkan orang terkena serangan jantung.
·         Merasa mual

Sakit jantung di awal biasanya juga memberikan tanda atau gejala dengan membengkaknya bagian perut yang membuat penderita tentunya merasa mual dan muntah yang tidak wajar. Bahkan biasanya penderita penyakit jantung yang mulai merasakan gejala ini juga akan berkurang napsu makannya. Dan apabila kurangnya napsu makan tersebut terus diikuti, maka tidak heran jika nantinya akan menimbulkan penyakit baru yang akan semakin menggerogoti kesehatan penderita.

Penyakit yang Berhubungan dengan Darah dan Jantung


Jantung adalah salah satu organ dalam tubuh yang berfungsi untuk memompa darah. Sehingga Jantung adalah organ tubuh yang sangat penting keberadaannya. Ketika jantung sudah melemah dalam memompa darah, maka keadaan tubuh seseorang akan bermasalah. Ketika jantung sudah berhenti atau tidak bisa untuk memompa darah lagi, maka akan mengakibatkan orang tersebut meninggal. Darah yang dipompa oleh jantung akan dialirkan ke seluruh organ tubuh, ke seluruh sel tubuh. Sehingga organ-organ tubuh lainnya bisa bekerja dengan baik. Namun jika darah yang dialirkan ini mulai berkurang akan terjadi masalah dalam anggota tubuh, beberapa organ tubuh tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Darah dan jantung sangat erat hubungan dan proses kerjanya. Semakin baik kondisi jantung, maka peredaran darah juga akan semakin baik. Namun kenyataanya tidak semua orang mempunyai kondisi jantung yang berfungsi dengan baik. Ada beberapa orang yang memiliki kelainan jantung, sehingga kinerja jantung dan sistem peredaran darah bermasalah dan menimbulkan penyakit. Berikut ini adalah penyakit yang berhubungan dengan darah dan jantung:
·         Jantung

Serangan jantung adalah terhentinya aliran darah meskipun hanya sesaat menuju ke jantung, dan mengakibatkan beberapa sel jantung menjadi mati. Penyebab terbanyak penyakit ini adalah penyumbatan pembuluh darah. Selain itu juga karena kolesterol yang tinggi, gaya hidup (seperti merokok, minum banyak alkohol, makan makanan yang tidak sehat, tidak banyak bergerak), diabetes dan juga hipertensi. Ketika terjadi serangan jantung, maka pasokan darah sangat berkurang ke bagian otot jantung. Apabila pasokan darah ke jantung berkurang atau berhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan secara permanen hanya dalam beberapa jam saja, dan bagian otot jantung mengalami penurunan.
·         Leukemia

Penyakit yang berhubungan dengan darah dan jantung adalah leukemia. Penyakit leukemia disebut juga sebagai kanker darah. Penyakit ini ditandai oleh tidak normalnya sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada sel darah putih. Sebagian besar akan terjadi produksi sel darah putih berlebih dan tidak terkendali yang menyebabkan fungsi normal darah menjadi terganggu. Sel-sel normal dalam sumsum tulang belakang digantikan oleh sel-sel tidak normal atau abnormal. Sel leukemia mempengaruhi proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh.
·         Insomnia

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan untuk tidur. Insomnia terbagi ke dalam 3 jenis, yaitu susah tidur, selalu terbangun di tengah malam, selalu bangun lebih cepat dari yang diinginkan. Gejala insomnia ini biasanya penderita akan mempunyai gangguan saat bangun tidur seperti badan terasa lelah. Dalam dunia medis, insomnia disebabkan oleh kelainan emosi, stres, pengaruh obat-obatan. Namun dalam dunia TCM atau pengobatan cina, insomnia disebabkan karena darah yang berada dalam jantung kurang, maka akan terjadi kurangnya nutrisi di dalam jantung. Kurangnya nutrisi ini akan mengakibatkan oksigen yang dialirkan oleh darah ke otak jumlahnya berkurang walaupun hanya sedikit, sehingga terjadi gangguan stress, insomnia, mudah marah, daya ingat menurun.
·         Stroke

Penyakit yang berhubungan dengan darah dan jantung adalah stroke. Stroke merupakan suatu keadaan terjadinya kerusakan di otak. Hal ini bisa terjadi karena pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat atau rusak dan adanya gangguan suplai darah ke otak. Selain itu juga pasokan darah dan oksigen yang dibawa darah ke otak berkurang. Ketika penderita stroke tidak sadarkan diri secara tiba-tiba maka oksigen yang diangkut tidak sampai ke otak. Stroke disebabkan oleh penyakit yang diderita sebelumnya seperti hipertensi, kolesterol, gangguan jantung, diabetes, migrain. Selain itu juga disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat seperti kebiasaan merokok, minum minuman keras, minuman bersoda, mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan jung food). Faktor gaya hidup seperti kurangnya olahraga, kebiasaan tidur yang kurang, keadaan suasana hati yang sering stress dan marah-marah, emosi tidak terkendali.