Selasa, 17 Mei 2016

Mengetahui Jenis Penyakit Jantung


Banyak sekali jenis penyakit jantung yang ada. Para penderitanya juga seringkali terkena lebih dari satu gangguan (komplikasi). Keadaan otot jantung yang memang lemah merupakan bawaan sejak lahir. Otot jantung yang lemah membuat penderita tidak dapat melakukan aktivitas berlebihan, karena dengan aktivitas berlebih akan membuat kinerja jantung juga semakin berat sehingga terasa sakit di bagian dada dan tubuh nampak kebiru-biruan. Penderita otot jantung yang lemah akan sering pingsan. Terdapat ruang antara serambi kiri dan serambi kanan karena tidak sempurna lapisan yang terbentuk memisahkan kedua serambi tersebut sejak penderita berada dalam kandungan. Ini menyebabkan tercampurnya darah bersih dan darah kotor. Penyakit jantung ini bisa mengakibatkan penderita tidak boleh melakukan aktivitas yang berat karena penderita akan segera merasakan sesak napas dan tubuhnya tampak kebiruan walaupun tidak ada rasa sakit di dada. Berikut adalah jenis penyakitJantung yang harus diketahui:
·         Aterosklerosis

Aterosklerosis diakibatkan oleh dinding arteri yang mengalami penebalan karena lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya yang mengendap sehingga pasokan darah ke sel-sel otot mengalami penghambatan. Ateroskleroris bisa terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding jantung maka akan disebut sebagai penyakit koroner atau penyakit jantung iskemik. Penyakit ini berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Penyakit ini dimulai dari adanya lesi dan retakan pembuluh darah khususnya karena ada tekanan kuat pada pembuluh jantung. Kemudian di tahap selanjutnya, tubuh akan berusaha memperbaiki retakan tersebut dengan menempatkan zat-zat lemak pada pembuluh darah. Kemudian lambat laun karena proses keretakan yang selalu berulang, pembuluh jantung akan ditutupi oleh zat-zat lemak. Gejala awal penyakit ini adalah angina pektoris yang menyebabkan rasa nyeri di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah dalam jantung.
·         Penyakit Otot Jantung (Kardiomiopati)

Kardiomiopati adalah jenis penyakit jantung yang menyebabkan jantung menjadi lebih besar atau penebalan pada bagian dinding jantung. Kelainan ini bisa menyebabkan jantung tidak bisa memompa darah ke semua bagian tubuh dan efek terberatnya adalah penyakit gagal jantung. Gejala kardiomiopati:
1.      Nafas menjadi lebih berat dan bahkan saat tubuh tidak melakukan aktivitas berat
2.      Bengkak pada bagian kaki dan tangan
3.      Perut menjadi kembung akibat penumpukan jumlah cairan
4.      Sering batuk
5.      Tubuh sangat lelah
6.      Detak jantung menjadi tidak teratur
7.      Pusing dan pingsan
8.      Sering sakit kepala
Penyebab kardiomiopati yaitu akibat penyakit jantung bawaan, penyakir hipertensi, pernah mengalami serangan jantung, penyakit denyut jantung, penyakit gangguan katup jantung, obesitas dan kelainan penyakit tiroid, tubuh kekurangan vitamin dan mineral, kebiasaan mengkonsumsi alkohol.
·         Miokardiopat

Miokardiopat adalah penyakit jantung yang bisa diobati dan tindakan perawatan dilakukan berdasarkan jenis miokardiopati. Perawatan dilakukan sesuai dengan kondisi miokardiopati yang terjadi seperti dengan tindakan operasi transplantasi jantung, penanaman implant jantung dan berbagai jenis obat. Sementara untuk pencegahan Anda bisa mengikuti beberapa langkah dibawah ini:
1.      Hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol.
2.      Jika Anda memiliki berat badan berlebih maka cobalah untuk menurunkannya.
3.      Konsumsi berbagai jenis makanan yang sehat dan kurangi asupan lemak.
4.      Selalu membiasakan istirahat atau tidur dalam jumlah yang cukup
5.      Mengendalikan tubuh dan pikiran agar tidak terlalu tertekan atau stres.
·         Aritmia

Aritmia adalah sebuah penyakit yang sering ditandai dengan kondisi denyut jantung yang tidak normal atau tidak beraturan. Kondisi ini bisa menyebabkan denyut jantung menjadi lebih lambat (bradikardia), denyut jantung menjadi lebih cepat (takikardia) atau denyut jantung sama sekali tidak teratur. Penyakit ini biasanya diawali dengan masalah impuls listrik yang tidak bisa diterima oleh jantung dengan baik. Penyebabnya adalah karena:
1.      Serangan jantung tiba-tiba
2.      Pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada jantung
3.      Perubahan struktur jantung
4.      Penyumbatan pada arteri
5.      Penyakit hipertensi dan diabetes
6.      Merokok, kebiasaan minum alkohol dan kafein yang tinggi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar